Mau Tahu Cara Edit Video Dengan Software Gratis Tanpa Watermark dan tampa Pembatasan Durasi Ekspor Video

 

Ketika Anda pertama kali memulai memproduksi video Anda sendiri, Anda akan menemukan banyak informasi dan pendapat tentang pengeditan video. Mengedit video adalah proses di mana Anda mengambil rekaman yang Anda rekam dan melakukan proses editing agar dapat menghasilkan tontonan video yang menarik. Proses editing dasar mulai dari memotong  dan menyambung video agar terjalin suatu kesatuan yang menarik untuk ditonton.

Penting untuk memiliki hasil bidikan berkualitas atau memiliki footage yang berkualitas sebelum memasuki tahap penyuntingan produksi Anda. Karenanya untuk menghasilkan sebuah video yang bagus, tidak hanya proses editing yang bagus. Proses syuting videopun harus bagus, karena tanpa footage yang bagus proses editing menjadi sangat sulit.

Jika semua yang Anda miliki berkualitas buruk atau tidak menyampaikan apa yang Anda maksudkan sejak awal, maka sebagus apapun Anda melakukan editing maka hasil videonya nantinya tidak akan bisa maksimal.

 

Rekaman Mentah

Tidak peduli apa yang Anda rekam, jika Anda menonton video sebelum pengeditan dilakukan. Maka Anda akan melihat sejumlah masalah mencolok yaitu video tidak bisa dinikmati dengan baik, mulai dari adanya kesalahan atau hal-hal lain yang menggangu.

Sebagai contoh Anda mungkin akan mendapati sudut pengambilan gambar yang terlalu mirip dari satu adegan ke adegan berikutnya dan urutan yang direkam rusak atau dalam urutan yang tidak ideal pada saat itu. Itu semua bisa diperbaiki dalam proses editing, tentunya Anda harus mengetahui cara melakukan editing. Kita akan masuk ke arah sana sebentar lagi.

 

Berapa Banyak Rekaman Mentah Yang Dibutuhkan?

Hal itu sangat bergantung pada tujuan video Anda dan panjang proyek film yang Anda inginkan, jumlah rekaman mentah yang Anda butuhkan akan bervariasi. Sebaiknya Anda juga memiliki skrip sebelum melakukan pengambilan gamabr atau syuting, gunanya akan mempermudah urutan-urutan pengambilan gambar sehingga bisa mempermudah proses editing dan juga bisa menghemat waktu Anda dalam syuting karena semua plot sudah terprogram dengan baik melalui skrip.

 

 

Apa Yang Dibutuhkan Dalam Proses Editing Video?

Untuk mengedit video, Anda akan membutuhkan komputer yang cukup layak dengan kartu video dan kecepatan pemrosesan yang cukup baik. Pengeditan video yang lebih canggih yang dibutuhkan, semakin tinggi kapasita komputer yang diperlukan.

Anda juga membutuhkan perangkat lunak pengeditan video. Ada banyak jenis software video editor yang bisa Anda gunakan, mulai video editor berbayar sampai video editor gratis bahkan tersedia jiga video editor berbasis opensource.

Selain software video editor, Anda juga memerlukan kemampuan untuk menggunakan software tersebut untuk melakukan editing video. Berikut ini beberapa software video editor gratis tanpa watermark yang bisa Anda gunakan untuk melakukan editing, tersedia juga panduan lengkap cara penggunaan software-video editir tersebut.

 

VSDC Video Editor Gratis Tanpa Watermark

VSDC adalah salah satu video editor gratis tanpa watermark terbaik, VSDDC relatif ringan dan bisa berjalan pada komputer standar. VSDC juga mduah untuk digunakan, bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan VSDC sebagai video editor video Anda bisa mempelejari VSDC di sini!

 

Hitfilm Express Video Editor Gratis Tanpa Watermark

Hitfilm adalah software video editor yang bisa digunakan untuk melakukan editing video, sama seperti VSDC. Hitfilm memiliki dua versi, versi pro dan versi gratis. Versi gratisnya cukup kaya akan fitur editing video dan juga tidak memberikan watermark dan tidak ada pembatasan durasi ekspor.

Namun jika dibandingkan dengan VSDC, Hitfilm membutuhkan resource komputer yang lebih tinggi. Jika menggunakan komputer standar maka akan terasa berat, terutama ketika melakukan editing yang rumit dan waktu mengekspor video.

Jika Anda ingin menggunakan Hitfilm Express untuk melakukan editing video, Anda bisa mendapatkan panduan Hitfilm Express di sini!.

 

 

ShotCut Video Editor Gratis Tanpa Watermark Berbasis OpenSource

Boleh jika dikatakan ShotCut ini adalah software video editor tanpa watermark berbasis opensource terbaik, dimana ShotCut memiliki fitur yang kaya dan terus ditambahkan dari waktu ke waktunya. Karena berbasis OpenSource, ShotCut bisa digunakan gratis dan tanpa adanya pembatasan.

ShotCut hanya memiliki satu versi saja, dan itu versi full gratis. Bagi Anda yang tertatik untuk mempelajari ShotCut Anda bisa melihat panduan editing video dengan ShotCut di sini.

 

 

Dasar-Dasar Editing Video Yang Harus Dikuasai

Bagi Anda yang ingin melakukan editing terhadap suatu video, Anda terlebih dahulu harus menguasai teknik-teknik editing dasar. Apapun jenis software video editor yang Anda gunakan untuk mengedit, Anda harus menguasai teknik dasar editing video sebagai berikut ini:

 

Memotong / Trim Video

Ini adalah teknik paling dasar yang harus dikuasai, dimana Anda harus memotong dan membuat bangin video yang tidak diinginkan. Pemotongan dan membuang bagian video yang tidak diinginkan tersebut adalah teknik editing yang paling sering digunakan. Karenanya Anda harus menguasainya dengan baik.

 

Penyambungan Video

Agar terjadil satu cerita yang berkesinambungan di dalam vdieo, Anda harus menyambungkan satu footage dengan footage lainnya. Proses penyambungan ini dibutuhkan dalam editing video, proses penyambungan ini relatif mudah bagi yang sudah menguasainya.

Agar proses editing video berjalan dengan lancar, Anda harus mengerti cara menyambungkan video dengan baik.

 

 

Efek Transisi

Dari penyambungan satu footage ke footage yang lain, sering kali perlu diberikan efek transisi. Gunanya untuk memberikan nuansa tertentu dan bisa juga untuk membuat video tidak membosankan.

Penggunaan efek transisi sangat penting dalam proses penyajian video, meski tidak semua pemograan dan penymbungan yang dilakukan harus diberikan efek transisi. Karena hal itu justeru bisa merusak tampilan video itu sendiri.

Efek transisi harus digunakan secara wajar, karena jika berlebihan justeru bisa memperburuk tampilan video itu sendiri.

 

Musik Latar (Back Sound)

Untuk melengkapi video agar tampil semakin menarik Anda perlu memasang musik latar, bahkan sering kali perlu ditambahkan sound effect tertentu ke dalam video. Memasang musil latar dan sound effect sangat mudah, yang terpenting Anda memiliki audio file untuk dimasukan ke dalam video.